Jakarta - Sunda Kelapa atau yang
dikenal dengan pasar ikan adalah sebuah nama pelabuhan tua di Jakarta yang
terletak di kelurahan Penjaringan, kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
Meskipun sekarang Sunda Kelapa hanyalah
nama salah satu pelabuhan di Jakarta, daerah ini sangat penting karena desa di
sekitar pelabuhan Sunda Kelapa adalah cikal-bakal kota Jakarta yang hari
jadinya ditetapkan pada tanggal 22 Juni 1527. Kala itu Kalapa, nama aslinya,
merupakan pelabuhan kerajaan Pajajaran yang beribukota di Pakuan (sekarang kota
Bogor) yang direbut oleh pasukan Demak dan Cirebon. Walaupun hari jadi kota
Jakarta baru ditetapkan pada abad ke-16, sejarah Sunda Kelapa sudah dimulai
jauh lebih awal, yaitu pada zaman pendahulu Pajajaran, yaitu kerajaan Tarumanagara.
Kerajaan Tarumanagara pernah diserang dan ditaklukkan
oleh kerajaan Sriwijaya dari Sumatera.
Pada abad ke 12, Pelabuhan
Sunda Kelapa ini bernama Pelabuhan Kalapa. Pada masa masuknya
Islam dan para penjajah Eropa, Kalapa diperebutkan oleh kerajaan-kerajaan
Nusantara dan Eropa yang akhirnya dikuasai oleh Belanda. Nama Kalapa kemudian diganti oleh Belanda, meskipun nama tersebut pernah berganti beberapa kali sebelumnya. Namun
pada tahun 1970-an, nama kuno Kalapa kembali digunakan sebagai nama resmi.
Awalnya Pelabuhan Sunda
Kelapa dibangun dengan kanal sepanjang 810 meter yang kemudian diperlebar
menjadi 1.825 meter. Saat ini Pelabuhan Sunda Kelapa memiliki luas daratan 760
hektar serta luas perairan kolam 16.470 hektar, terdiri atas dua pelabuhan
utama dan satu pelabuhan Kalibaru. Pelabuhan utama memiliki panjang area 3.250
meter dan luas kolam lebih kurang 1.200 meter yang mampu menampung 70 perahu
layar motor. Sedangkan Pelabuhan Kalibaru panjangnya 750 meter lebih dengan
luas daratan 343.399 meter persegi, luas kolam 42.128,74 meter persegi, dan
mampu menampung sekitar 65 kapal layar motor.
Karena bernilai sejarah
tinggi dan dikelilingi oleh bangunan-bangunan bersejarah, saat ini Pelabuhan
Sunda Kelapa kemudian dijadikan destinasi wisata bahari di bawah naungan PT
Pelindo II. Pelabuhan Sunda Kelapa ini masih difungsikan sebagai sebuah
pelabuhan namun hanya untuk penyebrangan kapal antar pulau saja.
Untuk menuju ke Pelabuhan
Sunda Kelapa, ada beberapa cara yang bisa digunakan. Jika tidak ingin pergi
menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa dengan mudah
mendapatkan taksi, atau
Anda juga bisa menggunakan
bus TransJakarta (koridor I, Blok M-Kota), dan berhenti Di Kota, dari stasiun Kota Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan
menggunakan taksi. Anda juga bisa mencapai pelabuhan Sunda Kelapa dari Kota
Tua.
Jika Anda ingin merasakan
bermalam di Pelabuhan Sunda Kelapa, Anda bisa menginap di hotel yang sangat dekat
dari pelabuhan ini, yaitu hotel Omni Batavia.
Anda juga bisa menginap hotel-hotel di sekitar Kota Tua dan Jakarta.
Beberapa hal yang bisa
dilakukan di Pelabuhan Sunda Kelapa adalah
menyewa perahu yang banyak ditemukan
di
sekitar dermaga. Jika ingin berkeliling di darat Anda bisa menggunakan sepeda atau dengan
berjalan kaki.
Anda bisa
berkeliling di sekitar pelabuhan, berkunjung ke Museum Bahari yang menampilkan
dunia kemaritiman Indonesia masa silam serta peninggalan sejarah kolonial
Belanda masa lalu. Atau Anda bisa mengunjungi ke arah selatan
pelabuhan untuk menyaksikan Galangan Kapal VOC dan gedung-gedung VOC yang telah
direnovasi.
Anda juga bisa mengunjungi Kampung Luar
Batang yang bersejarah di sekitar pelabuhan ini, dahulau kampung ini
merupakan lokasi pemeriksaan barang sebelum masuk ke Pelabuhan Sunda Kelapa.
Jika Anda hobi berburu foto,
pagi dan sore hari merupakan waktu favorit para
pengunjung karena pemandangan dari kapal kayu yang berjejer dipadu dengan
langit cerah menjadi latar belakang yang sangat
bagus untuk berfoto. Selain itu Anda juga bisa
mengabadikan suasana pelabuhan mulai dari bersandarnya kapal hingga bongkar
muat.
Anda bisa mendapatkan olahan
laut yang masih segar di Pasar Ikan.
Anda bisa membeli olahan ikan segar untuk dimasak di rumah atau dimakan
langsung. Atau jika tidak ingin repot, Anda bisa langsung menyantap makanan di
restoran yang tersedia di daerah Pelabuhan Sunda Kelapa. Berikut rekomendasi
restoran yang menyajikan olahan ikan segar;
Sunda Kelapa Restaurant
Jl.
Ancol Barat IV No. 28-29 Pelabuhan Sunda Kelapa
Tlp:(021)
6908765, 6924954
Seafood Pondok Baronang Daeng Raja
Jl.
Baruna Raya. Komplek Shipping Centre Blok A2 no 10 Pelabuhan Sunda Kelapa
Jakarta Utara.
Tlp:
(021)6925847 – 0813 10371776
Anda juga
bisa melihat-lihat miniatur kapal di Museum
Bahari atau wayang dari Museum
Wayang yang terletak tak jauh dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Pernak-pernik, kaos,
postcards, gantungan kunci dan oleh-oleh khas lainnya dapat Anda temukan di toko yang menjual hasil
kerajinan tangan di sekitar
Pelabuhan Sunda Kelapa.
Jangan lupa mengenakan
pakaian yang nyaman dan tidak terlalu tebal karena cuaca di Pelabuhan Sunda
Kelapa cukup panas.

1 comments:
Restoran sea food nya lumayan mahal lho, perna makan dan hmmm yummy tp mencekik kalo menurut gw hahaha
Post a Comment